Makanan Pereda Sakit Gigi

Sakit gigi merupakan masalah kesehatan yang umum dijumpai dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Menurut MedlinePlus, kerusakan gigi atau karies gigi merupakan penyebab sebagian besar masalah sakit gigi. Permasalah ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya penjagaan higienitas gigi melalui gosok gigi dengan sikat gigi ataupun dengan menggunakan benang gigi (dental floss) meskipun dapat pula disebabkan oleh masalah genetik. Jenis makanan tertentu dapat membantu meredakan sakit gigi, namun Anda dianjurkan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan pengobatan alternative apapun.

Sakit Gigi

Sakit gigi merupakan gejala yang memerlukan pengobatan ke dokter gigi atau bahkan tenaga medis yang lain jika ternyata sakit gigi tersebut berkaitan dengan gangguan kesehatan yang lain. Menurut situs mayoclinic.com, gejala-gejala tertentu menandakan masalah gigi yang lebih serius daripada sekedar pembusukan gigi, termasuk di antaranya pembengkakan gusi, sakit gigi parah dan berkepanjangan, demam, sulit menelan dan bernafas, serta timbulnya rasa atau pengecapan tidak enak dalam mulut. Penyebab lain sakit gigi, di luar kondisi gigi dan gusi, yang memungkinkan antara lain sinusitis, serangan jantung, trauma rahang dan sakit telinga.

Pilihan Makanan

Konsumsi makanan yang banyak mengandung buah-buahan dan sayur mayur mentah dapat menghidarkan sakit gigi. Menurut Phyllis A. Balch, pengarang “Prescription for Nutritional Healing,” makanan tersebut kaya mineral yang mengurangi keasaman ludah. Strategi pola makan lain yang penting adalah menghindari semua produk yang mengandung gula rafinasi, terutama softdirink. Minyak cengkih juga terbukti efektif untuk penanganan sakit gigi. Makanan yang kaya kalsium serta vitamin C juga bermanfaat untuk mencegah sakit gigi.

Makanan Pereda Sakit Gigi

Cengkeh merupakan salah satu makanan pereda sakit gigi yang paling baik. Cengkeh banyak mengandung mangan, asam lemak omega-3, vitamin C dan K, serat makanan, magnesium dan kalsium. Cengkeh juga mengandung minyak esensial yang kaya akan eugenol. Eugenol telah terbukti memiliki aktivitas analgesik lokal. Cengkeh juga merupakan obat yang baik untuk anti-peradangan dan secara turun temurun telah digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kerusakan gigi, penanganan infeksi akibat parasit usus, dan sebagai karminatif yaitu senyawa yang digunakan meningkatkan asam lambung dan meningkatkan laju pencernaan makanan.

Makanan dan Minuman Lain Pengurang Sakit Gigi

Menurut dr. Alan R. Gaby, penulis buku “The Natural Pharmacy“, beberapa makanan dan minuman dapat membantu meredakan sakit dan kerusakan gigi, antara lain minyak hati ikan kod dan teh hijau. Makanan lain yang bermanfaat adalah bawang putih, yoghurt, dan air garam. Berkumur dengan air garam secara turun temurun telah digunakan untuk mengobati sakit gigi dan sebaiknya dilakukan setiap satu atau dua jam sekali secara terus menerus untuk mengurangi rasa sakit.

Peringatan

Sakit gigi merupakan indikasi terjadinya proses degeneratif mulut. Oleh karena itu, sesegera mungkin harus menghubungi dokter gigi atau ahli kesehatan mulut lainnya. Jika ditemukan gejala-gejala kerusakan gigi, segera hubungi dokter gigi untuk mendapatkan diagnosis dan obat yang memadai. Pengubahan pola makan yang sesuai merupakan terapi tambahan yang penting dalam pengobatan sakit gigi, namun demikian penggunaan makanan tertentu untuk tujuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Referensi

Butuh Obat Sakit Gigi ...?