Informasi Seputar Jerawat
Salah satu gangguan pada kulit manusia yang sering terjadi dan sangat sering menjadi bahan perbincangan adalah jerawat. Jerawat itu sendiri adalah suatu kondisi dimana pori-pori pada kulit manusia tersumbat dan menyebabkan sebuah benjolan. Bisa dikatakan bahwa tidak ada seorangpun di dunia ini yang terhindar dari jerawat di masa hidupnya. Kondisi kulit ini bisa terjadi pada semua orang, pada umur berapapun yang disebabkan oleh hal yang berbeda.
Beberapa Penyebab Timbulnya Jerawat
Jerawat bisa muncul oleh karena hal yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi sumber masalah dan menyebabakan kondisi ini muncul baik di permukaan wajah ataupun di bagian tubuh yang lain seperti di daerah punggung.
- Sel kulit mati. Setiap harinya ada sel-sel kulit yang mati dan saat sel kulit yang mati ini bercampur dengan udara kotor atau minyak, maka jerawat bisa muncul. Oleh karena itu sangatlah penting untuk rajin dan rutin membersihkan wajah dan tubuh dari sel-sel kulit mati yang menumpuk setiap harinya.
- Kosmetik. Kosmetik itu sendiri bisa menumbat pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat. Buat mereka yang memiliki jenis kulit berminyak atau jenis kulit yang mudah terserang jerawat perlu menghindari jenis kosmetik yang berbasis minyak. Pilihlah jenis kosmetik yang bebas minyak atau sering juga disebut dengan istilah water base cosmetic atau non comedogenic cosmetic.
- Bakteri. Tidak bisa disangkal bahwa bakteri adalah salah satu penyebab jerawat. Tidak heran bila banyak produk pembersih muka yang dapat ditemukan di pasaran memiliki fitur anti bakteri yang dimaksudkan untuk bisa menghilangkan semua bakteri yang bisa menyebabkan jerawat.
- Kadar minyak. Kadar minyak bisa menjadi penyebab munculnya jerawat, bila kadar minyak yang ada sudah terlalu berlebih dan tercampur dengan sel kulit mati, kotoran dan juga bakteri.
- Stres. Stres dapat menjadi pemicu jerawat secara tidak langsung. Hal ini ada kaitannya denga pelepasan hormon ataupun pola makan yang terlalu berlebihan sebagai akibat dari stres itu sendiri.
Jenis-Jenis Jerawat
Ada beberapa jenis jerawat yang bisa ditemukan yaitu:
- Jerawat biasa berwarna merah dan berukuran kecil
- Komedo. Ada dua jenis komedo yang dapat ditemukan yaitu blackhead dan whitehead. Jerawat jenis ini terjadi karena adanya penumpukan sel kulit mati dan kadar minyak yang terpapar udara
- Jerawat batu yang berukuran besar dan bisa disebabkan oleh faktor genetik
Mencegah Timbulnya Jerawat
Masalah kulit yang satu ini menjadi momok bagi banyak orang. Ada beberapa hal yang bisa diterapkan dalam hal penanggulanga jerawat dan bisa dicoba oleh setiap orang yaitu:
- Menjaga kebersihan kulit terutama sebelum tidur malam
- Menggunakan non comedogenic cosmetic
- Menghindari stress
- Menggunakan produk pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Trend yang ada saat ini adalah menggunakan porduk herbal yang tidak menghapus tuntas kadar minyak alami di wajah seseorang yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga kelembapannya.
- Rajin berolahraga
- Menjaga kebersihan barang-barang yang sering bersentuhan dengan wajah seperti handuk dan sarung bantal
Masih banyak lagi hal yang bisa dilakukan dalam hal penanggulangan jerawat. Melakukan facial secara teratur bisa membantu dalam penanganan masalah ini selama proses tersebut dilakukan oleh pihak yang paham betul cara melakukannya dan menggunakan produk yang teruji keamanannya. Dalam kondisi tertentu, kunjungan ke dokter kulit atau dermatologis bisa menjadi pilihan terutama bila kondisi tersebut tidak kunjung berakhir.
Dapatkah Susu Kedelai Menyebabkan Jerawat?
Susu kedelai dan produk-produk kedelai lain semakin umum menjadi bagian dari makanan penduduk Amerika, khususnya diantara pada vegetarian dan vegan (orang yang menghindari segala bahan yang berasal dari binatang). Susu kedelai tidak menimbulkan jerawat; penyebab jerawat adalah hormon, bakteri, dan produksi minyak berlebih pada kulit Anda dan kulit mati yang terlalu banyak. Tetapi pada beberapa kondisi, kedelai dapat memperburuk jerawat. Namun, bukti-bukti lain diperlukan untuk mengetahui peran kedelai pada jerawat.
Makanan dan jerawat
Berdasarkan penulis “Prescription for Natural Remedies”, pada beberapa orang, pengubahan asupan makanan merupakan sarana yang efektif untuk menghilangkan jerawat. Beberapa makanan dapat memicu aktifitas hormonal yang meningkatkan inflamasi serta produksi minyak berlebih. Hal tersebut dapat memicu kemunculan jerawat. Makanan tersebut juga dapat menyebabkan pertumbuhan Propionibacterium acne yang terlibat dalam jerawat.
Bukti tentang kedelai
Susu kedelai berasal dari biji kedelai, yang merupakan keluarga kacang-kacangan. Kedelai kaya akan protein dan isoflavon, yang mirip dengan hormon esterogen. Pada penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Clinical and Experimental Dermatology” pada 2010, para peneliti dari Chinese University, Hong Kong menemukan bahwa konsumsi produk-produk kedelai secara signifikan berhubungan dengan penurunan kemungkinan terjadinya jerawat pada kelompok penelitian “yang”. Dalam kepercayaan Cina, energi “yang” berkaitan dengan api, kehangatan, semangat dan aktivitas. Sebaliknya “yin” berhubungan dengan air, dingin, pelarangan dan beban. Berdasarkan kebudayaan Cina, disaat yin dan yang tidak seimbang, penyakit dan bencana dapat terjadi.
Alergi Kedelai
Sedikit bertentangan dengan penelitian di atas, alergi terhadap susu kedelai dan produk-produk kedelai dapat menyebabkan reaksi pada kulit. Berdasarkan Medical Center dari University of Maryland, alergi makanan dapat berperan pada timbulnya jerawat pada orang dewasa. Jika Anda alergi terhadap kedelai dan menderita gejala seperti bintil-bintil, kemerahan kulit, atau gatal-gatal, Anda seharusnya menghindari makanan yang mengandung kedelai.
Hilangkan kedelai dari makanan Anda
Kedelai merupakan satu-satunya tanaman yang mengandung protein lengkap. Hal ini membuatnya sangat berharga bagi para vegetarian dan vegan. Banyak makanan untuk orang-orang tersebut yang mengandung kedelai sebagai pengisi atau salah satu komposisi. Menghilangkan susu kedelai dan produk kedelai lain mungkin menantang, tetapi tidak mustahil. Selain menghindari produk berbahan utama kedelai seperti kacang kedelai, susu kedelai, tahu, miso dan tempe, periksalah label untuk mengetahui apakah kedelai merupakan salah satu komposisinya dan hindarilah makanan tersebut. Anda dapat mengkonsumsi berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian dan tanaman laut seperti chlorella untuk mendapatkan semua asam amino yang Anda perlukan untuk tetap sehat.
Pertimbangkan
Meskipun Anda menduga bahwa kedelai bertanggung jawab atas munculnya jerawat, namun tidak ada cara untuk mengetahui dengan pasti karena Anda juga mengkonsumsi makanan lain. Cobalah lakukan proses eliminasi: hilangkan satu jenis makanan yang Anda pikir memicu jerawat selama delapan minggu untuk melihat apakah ada peningkatan kondisi kulit. Kemudian secara perlahan makanlah kembali untuk melihat apakah jerawat Anda memburuk. Lakukan hal yang sama untuk setiap makanan yang Anda duga memicu jerawat. Hal ini akan memberi ide yang lebih baik untuk Anda mengenai perubahan makanan untuk menghilangkan jerawat. Konsultasikan dengan dokter spesialis kulit mengenai cara lain untuk mencegah jerawat.
Referensi
- American Osteopathic College of Dermatology: Acne
- “Prescriptions for Natural Remedies”; James F. Balch, M.D. et al.; 2008
- “Clinical and Experimental Dermatology”; An Investigation of the Association Between Diet and Occurrence of Acne: A Rational Approach from a Traditional Chinese Medicine Perspective; M.P. Law; January 2010
- Creighton University Medical Center: Yin, Yang and the Five Elements
- College of Agricultural, Consumer and Environmental Sciences: Soy Allergy
- University of Maryland Medical Center: Acne
- Source : Livestrong

