Asam Urat

Butuh Obat Asam Urat ...?

 

Hindari Bahan Makanan yang Meningkatkan Resiko Penyakit Asam Urat

Asam urat adalah salah satu senyawa yang terdapat di dalam plasma darah. Apabila terjadi ketidak seimbangan (kelebihan ataupun kekurangan) kadar senyawa asam urat di dalam plasma darah, maka hal tersebut akan menyebabkan timbulnya gangguan ataupun penyakit pada tubuh. Kasus yang sering menimpa kebanyakan orang adalah tingginya atau terdapat kadar asam urat yang berlebihan di dalam tubuh sehingga memicu terjadinya beberapa jenis penyakit seperti penyakit batu ginjal dan rasa sakit di persendian. Pada umumnya, orang yang menderita penyakit asam urat adalah mereka yang telah berusia lanjut atau bisa juga mulai dirasakan oleh orang yang berusia di atas 40 tahun. Penyakit ini bukanlah salah satu dampak dari proses penuaan, akan tetapi disebabkan oleh gaya hidup yang salah, yang telah secara umum dipraktekan oleh kebanyakan orang masa kini.

Penyakit asam urat terjadi akibat konsumsi zat purin yang dilakukan secara berlebihan. Salah satu gejala yang dirasakan oleh para penderita penyakit asam urat yaitu merasakan rasa sakit di tubuh bagian persendian. Yang melatarbelakangi rasa sakit tersebut adalah menumpuknya kristal asam urat di persendian. Kristal asam urat dapat menumpuk di persendian akibat dari konsumsi zat purin yang berlebihan ke dalam tubuh, sehingga zat yang kemudian diolah menjadi senyawa asam urat tersebut jumlahnya terlalu banyak dan organ ginjal tidak mampu mengeluarkan semuanya. Sehingga asam urat akan mengkristal di persendian dan menyebabkan rasa yang teramat nyeri dan bahkan bisa menyebabkan radang dan bengkak.

Penyakit asam urat memiliki kaitan yang cukup erat dengan beberapa jenis penyakit berbahaya lainnya, seperti penyakit hipertensi, penyakit diabetes, penyakit ginjal, dan lain-lain. Para penderita asam urat biasanya diketahui juga menderita penyakit-penyakit tersebut. Oleh karena itu, gejala asam urat tidak bisa kita anggap sebagai salah satu hal yang sepele. Meskipun rasa sakit di persendian yang dirasakan masih dapat ditahan, namun langkah pengobatan dan pemulihan harus segera dilakukan untuk menghindari keadaan buruk yang lebih parah. Sebaiknya kita semua segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala nyeri persendian, terlebih lagi jika usia kita telah mencapai 40an tahun, sehingga deteksi terhadap beberapa jenis penyakit berbahaya yang menyertainya dan penanganannya bisa segera diupayakan.

Deteksi ataupun diagnosis penyakit asam urat dapat dilakukan dengan melakukan cek darah. Jika seseorang terdeteksi menderita penyakit ini, maka sebaiknya menghindari beberapa jenis makanan, yang mempunyai kadar zat purin tinggi, yang bisa memperparah keadaannya. Beberapa jenis makanan tersebut diantaranya adalah makanan kaleng, jerohan, seafood, kacang-kacangan, gorengan, masakan yang mengandung santan, dan lain-lain. Selain itu, beberapa jenis sayuran juga tidak baik dikonsumsi oleh para penderita asam urat, seperti kembang kol, kangkung, bayam, daun singkong, daun pepaya, asparagus, dan jamur kuping. Beberapa jenis buah-buahan juga diketahui dapat memperparah penyakit asam urat, seperti buah durian, buah nanas, dan juga air kelapa.

Salah satu cara penyembuhan yang paling efektif untuk asam urat yaitu dengan memperbaiki pola makan sehari-hari dan menjalankan hidup sehat, seperti mendapatkan istirahat yang cukup, tidur cukup, rutin berolahraga, dan lain-lain. Sementara tindakan medis yang dapat dilakukan yaitu dengan meminum obat-obatan dari dokter. Selain itu, ada juga beberapa jenis makanan yang dapat membantu menurunkan asam urat, yaitu kentang, yougurt, pisang, buah naga, belimbing wuluh, sawi putih, tomat, dan lain-lain.

Butuh Obat Asam Urat ...?

 

Makanan Sehat Penakluk Asam Urat

Asam urat dan kristal urat merupakan penyebab timbulnya pirai yang sangat nyeri serta batu ginjal. Menurut Health911.com, peningkatan asam urat dalam darah diakibatkan oleh beberapa penyebab mulai fungsi ginjal yang menurun sebagai akibat dari diet, defisiensi kalium, atau efek dari suatu obat, defisiensi vitamin atau diet penurun berat badan.  Makanan-makanan berikut ini telah dikenal dapat mengurangi rasa nyeri dari pirai serta mampu menurunkan asam urat.

Rempah-rempah dan Kondimen

Situs health911.com menyebutkan kemampuan dari cuka apel dalam melarutkan kristal asam urat dengan cara meningkatkan pH darah menjadi sedikit basa.

Masukkan 1/3 cangkir jahe yang telah dihaluskan ke dalam bak mandi tempat Anda berendam untuk meningkatkan pengeluaran keringan dan mengeluarkan asam urat dari tubuh. Ingat, Anda harus membilas tubuh Anda setelah berendam untuk menghilangkan sisa-sisa jahe yang menempel pada kulit.

Buah dan Jus Buah

Ceri masam, jus ceri masam, atau ceri manis merupakan sumber kalium yang baik dan telah dikenal untuk penanganan pirai.  Health 911.com mengatakan bahwa campuran antara jus ceri masam dengan air mampu meningkatkan pH tubuh sehingga membantu dalam netralisasi asam urat. Situs ini juga menyebutkan bahwa Dr. Ludwig W Blau menggunakan ceri tersebut untuk mengobati pirai yang dideritanya pada tahun 1950. Makanlah kira-kira 20 hingga 30 buah ceri atau minum segelas jus ceri saat pirai mulai menyerang Anda dapat mengurangi rasa nyeri yang timbul. Ceri mengandung enzim yang dapat menetralisasi asam urat dan kaya akan antioksidan selain memiliki aktivitas antiradang.

Strawberi, blueberry, serta anggur merupakan buah-buahan yang kaya akan zat-zat alkali yang mampu membantu pelarutan asam urat dan kristal urat sehingga membantu eliminasi asam urat melalui urinasi.

Sayuran

Alfalfa merupakan sayuran yang kaya akan mineral dan nutrien lain. Sayuran ini dipercaya mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Parsley, sayuran sejenis seledri, merupakan diuretik yang mampu digunakan untuk meningkatkan volume urinasi sehingga membantu eliminasi asam urat.

Biji-bijian

Dr. Theodore A. Baroody dalam bukunya ,”Alkalinize or Die” merekomendasikan penderita pirai untuk mengonsumsi biji-bijian utuh yang bersifat alkali untuk membantu pembuangan asam urat. Biji-bijian yang disarankan adalah biji-biji kecil seperti kuskus, amaranthus, dan milet. Biji-bijian tersebut dapat diolah layaknya beras dan dapat digunakan sebagai pengganti yang lezat dari beras ataupun pasta.

Herbal

Black cohosh dapat menurunkan tingkat keasaman darah dan membantu pelarutan asam urat sehingga menjadikannya lebih mudah untuk dibuang. Bilberi merupakan herbal yang kaya akan flavonoid, suatu pigmen larut air yang ditemukan pada tanaman dan memiliki aktivitas antioksidan. Teh Buchu membantu melarutkan kristal asam urat di persendian dan ginjal seperti halnya di dalam darah. Devil’s claw merupakan herbal digunakan untuk membersihkan senyawa-senyawa beracun di dalam darah. Situs health911.com menyarankan konsumsi 400 mg ekstrak kering herbal ini tiga kali sehari jika diperlukan.

Biji seledri dapat meredakan pirai dengan cara membantu pembuangan asam urat dari dalam tubuh. Health911.com menyatakan,”Menurut James Duke, Ph.D, seorang mantan dokter yang ahli botani dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, biji seledri mengandung sekitar 20 senyawa antiiflmasi yang berbeda.” Dan meskipun belum terdapat hasil riset ilmiah yang menunjukkan khasiat biji seledri dalam penurunan asam urat, Kerry Bone, seorang herbalist dari Australia, menyatakan bahwa herbal ini ampuh bekerja pada pasien pirai. Dia menyarankan penggunaan herba ini dengan dosis 500 mg, dua kali sehari. Namun demikian, dia memberikan perhatian untuk penggunaan herbal ini pada ibu hamil dan penderita gagal ginjal meningat biji seledri merupakan diuretik kuat dan dapat memperparah penyakit ginjal.

Referensi Artikel:

Butuh Obat Asam Urat ...?